
Bula, Fakta64.com – Guna memastikan seluruh pekerja telah terjamin dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), khususnya pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU), BPJS Kesehatan Cabang Ambon menggelar sosialisasi kepada karyawan Perusahaan Citic di Kabupaten Seram Bagian Timur.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, menjelaskan bahwa sosialisasi yang dipadukan dengan layanan BPJS Keliling tersebut merupakan agenda rutin yang bertujuan untuk memperkenalkan sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya Program JKN.
“Program yang kami jalankan bukan semata-mata karena bersifat rutin. Melalui kegiatan ini, kami menyapa langsung masyarakat agar semakin banyak pihak yang terpapar informasi seputar Program JKN, sekaligus mengingatkan pentingnya kepatuhan sebagai peserta JKN. Harapannya, tidak ada lagi kesalahpahaman terkait prosedur dan mekanisme penggunaan layanan JKN,” ujarnya dalam rilis yang diterima media ini, Senin (2/3/2026).
Menurutnya, tingkat kepatuhan peserta menjadi salah satu faktor utama dalam keberlangsungan Program JKN. Ia menjelaskan, terdapat tiga jenis kepesertaan dalam Program JKN, yakni Penerima Bantuan Iuran (PBI), Pekerja Penerima Upah (PPU), dan Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU). Salah satu bentuk kepatuhan yang paling mendasar adalah membayar iuran secara rutin dan tepat waktu.
“Apapun jenis kepesertaannya, peserta diharapkan selalu memastikan status kepesertaan JKN tetap aktif dengan membayar iuran tepat waktu. Hal ini merupakan langkah penting dalam menopang keberlangsungan Program JKN, mengingat program ini berjalan dengan prinsip gotong royong yang membutuhkan peran aktif baik dari peserta yang sehat maupun yang sedang sakit,” jelasnya.
Sementara itu, Pimpinan Perusahaan Citic, Hatab Kilbaren, menyambut baik sosialisasi yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.
Ia menyatakan dukungan penuh terhadap implementasi Program JKN dan menegaskan bahwa perusahaan secara rutin membayarkan iuran bagi para pekerja setiap bulan sebagai bentuk kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.
“Kami memahami bahwa Program JKN merupakan kebutuhan mendasar bagi pekerja dan juga keluarganya. Oleh karena itu, kami berupaya untuk selalu mematuhi peraturan yang ada. Kami juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepedulian BPJS Kesehatan yang telah memberikan informasi sekaligus menghadirkan pelayanan administrasi yang sangat bermanfaat. Ke depan, kami terbuka untuk menerima kembali kegiatan seperti ini,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu peserta JKN, Karim Idrus, turut membagikan pengalamannya dalam mengakses layanan kesehatan menggunakan JKN. Ia mengaku merasakan manfaat nyata dari program tersebut bagi dirinya dan keluarga.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Program JKN. Kami sekeluarga mengandalkan program ini karena kualitas pelayanannya yang baik. Kami berharap Program JKN dapat terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” tutupnya. (F64)
