
Ambon, Fakta64.com – PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat prasejahtera dengan menggelar program Pasar Murah di wilayah Wayame dan Rumahtiga, Kota Ambon.
Kegiatan ini menyasar sekitar 1.000 warga dengan tujuan membantu pemenuhan kebutuhan pokok sekaligus meringankan beban ekonomi rumah tangga. Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pertamina, tidak hanya dalam menjaga ketahanan energi nasional, tetapi juga berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan bahwa kehadiran Pertamina di tengah masyarakat harus memberikan dampak nyata.
“Kami ingin memastikan kehadiran Pertamina memberikan manfaat langsung, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya dalam rilis yang diterima media ini, Jumat, (1/5/2026).
Dalam program ini, Pertamina menyediakan paket sembako senilai Rp211 ribu yang dapat ditebus warga hanya dengan Rp30 ribu. Paket tersebut berisi beras 5 kilogram, gula 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, dan tepung terigu 2 kilogram.
Ia, menjelaskan, sasaran program difokuskan pada masyarakat dalam kategori desil 1 hingga 4, yang dinilai paling membutuhkan bantuan. Penyaluran dilakukan bekerja sama dengan pemerintah desa dan Dinas Sosial setempat.
Menariknya, seluruh hasil penjualan dari Pasar Murah ini tidak menjadi keuntungan perusahaan, melainkan dikembalikan untuk kegiatan sosial di masyarakat. Dana tersebut disalurkan ke sejumlah lembaga sosial, seperti Yayasan Tuna Netra SLB Pelita Kasih, Yayasan Darul Hadist, dan Panti Asuhan Pelita Kasih.
“Ini benar-benar dari masyarakat, oleh masyarakat, dan kembali lagi untuk masyarakat,” katanya.
Program ini mendapat apresiasi dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Kepala Desa Wayame, Samsudin Menur, menilai kegiatan tersebut sangat membantu menjaga stabilitas ekonomi warga.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pertamina. Program ini sangat sejalan dengan upaya pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan yang terjangkau bagi masyarakat,” ungkapnya.
Antusiasme warga terlihat tinggi sejak awal kegiatan. Salah satunya Wijonakul, pedagang di Pasar Negeri Rumahtiga, yang mengaku sangat terbantu.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur. Dengan harga Rp30 ribu, kami sudah dapat kebutuhan pokok. Sisa uang bisa dipakai untuk beli lauk dan sayur,” tuturnya.
Hal senada juga disampaikan Ibu Titi Wali, warga Wayame. Ia bersama warga lain bahkan menyewa angkutan umum untuk datang ke lokasi Pasar Murah.
“Ini sangat membantu. Dari harga lebih dari Rp200 ribu, kami hanya bayar Rp30 ribu. Sisanya bisa untuk kebutuhan anak dan rumah tangga,” tambahnya.
Melalui program ini, Pertamina berharap dapat terus memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan di wilayah operasionalnya. (F64)
