
Ambon, Fakta64.com – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang ambon, telah melakukan apel siaga pada 13 Maret 2026 lalu, sebagai bagian dari persiapan pembukaan posko angkutan mudik Lebaran tahun ini.
Kepala PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) cabang ambon, Samsudin Tanassy, mengatakan, dalam menghadapi arus mudik, ASDP mengelola dua segmen penyeberangan yang mencakup 11 unit kapal dan empat pelabuhan. Dengan fokus pada lintasan komersial serta lintasan pantauan nasional, salah satunya lintasan Hunimua–Waipirit yang menghubungkan Pulau Ambon dan Seram.
“Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran arus mudik Lebaran, khususnya di lintasan Hunimua–Waipirit, dengan mengoptimalkan operasional kapal serta mengantisipasi potensi lonjakan penumpang,” katanya kepada media ini, saat dikonfirmasi lewat telepon, Senin, (16/3/2026).
Menurutnya, untuk mendukung operasional di lintasan tersebut, ASDP menyiapkan lima unit kapal. Empat di antaranya merupakan kapal milik ASDP yakni KMP Trubuk, KMP Inalika, KMP Rokatenda, dan KMP Era, serta satu unit kapal milik PT Pancakarya yakni KMP Sardenela.
“Kelima kapal tersebut dioperasikan dengan port time sekitar satu jam. Namun, pada jam-jam padat, waktu bongkar muat dipercepat menjadi 45 menit guna mempercepat perputaran kapal dan mengurangi antrean kendaraan maupun penumpang,” jelasnya.
Dia menambahkan, hingga saat ini, kondisi arus penyeberangan di lintasan Hunimua–Waipirit dilaporkan masih berjalan lancar, serupa dengan kondisi pada periode Natal dan Tahun Baru sebelumnya.
Selain itu, ASDP juga menyiapkan operasional khusus pada 17–18 Maret 2026, di mana KMP Trubuk akan beroperasi selama 24 jam.
“Kapal tersebut mulai melakukan persiapan operasional sejak pukul 05.00 WIT, dengan jadwal trip terakhir sekitar 21.15 WIT. Jika antrean penumpang masih terjadi, waktu operasional akan ditambah hingga kondisi kembali normal,” ungkapnya.
Ia berharap, pengoperasian 24 jam KMP Trubuk pada dua hari tersebut dapat membantu mengurai kepadatan penumpang yang hendak menyeberang melalui lintasan Hunimua–Waipirit.
“Masyarakat yang akan mudik melalui jalur tersebut juga diimbau untuk melakukan pemesanan tiket lebih awal secara daring melalui situs tripperizi.com, guna menghindari antrean panjang di pelabuhan,” jelasnya.
Di sisi lain, kata dia, program mudik gratis juga digelar oleh Angkasa Pura selama empat hari pelaksanaan, dengan total 805 tiket yang disediakan bagi masyarakat. Kuota tersebut telah ditetapkan dan tidak dapat ditambah.
Kegiatan pelepasan peserta mudik gratis ini turut dihadiri oleh perwakilan Gubernur Maluku, yakni, Asisten III Pemerintah Provinsi Maluku. (F64)
