
Ambon, Fakta64.com – Masyarakat mengeluhkan sejumlah persoalan lingkungan yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari, mulai dari kondisi drainase yang tidak berfungsi optimal, pohon tua yang berpotensi membahayakan, hingga banjir yang kerap terjadi di kawasan depan pelabuhan saat hujan deras.
Keluhan tersebut terutama datang dari warga yang tinggal di wilayah dataran rendah. Mereka menyebut saluran drainase di beberapa titik tidak lagi mampu menampung aliran air saat musim penghujan, sehingga menyebabkan genangan hingga banjir.
Selain itu, warga juga menyoroti keberadaan pohon tua di kawasan Jalan Baru. Cabang pohon yang semakin melebar dinilai mengganggu jaringan kabel listrik dan dikhawatirkan membahayakan jika tidak segera ditangani.
Tak hanya itu, para pedagang yang beraktivitas di depan pelabuhan besar juga mengaku sering terdampak banjir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Kondisi tersebut kerap mengganggu aktivitas jual beli di kawasan tersebut.
Menanggapi berbagai keluhan masyarakat, Lurah Honipopu, Novril Yusuf, menyampaikan, mulai mengambil sejumlah langkah awal. Salah satunya dengan terus mendorong masyarakat untuk melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan dan saluran air sebagai upaya menghadapi musim penghujan.
“Selain itu, dinas terkait juga telah menindaklanjuti laporan mengenai pohon tua di Jalan Baru. Rencananya, pohon tersebut akan segera dipangkas guna menghindari potensi gangguan terhadap jaringan listrik maupun keselamatan pengguna jalan,” ucapnya kepada media ini, kemarin.
Menurutnya, persoalan drainase juga menjadi perhatian serius. Berdasarkan hasil pengamatan di lapangan, saluran drainase yang membentang dari wilayah Ay. Patty, hingga kawasan Pelabuhan Pelindo, dinilai tidak lagi efektif. Selain ukurannya yang semakin mengecil, jalur saluran air yang berliku-liku membuat aliran air tidak dapat mengalir secara maksimal menuju laut.
Akibatnya, kata dia, saat curah hujan meningkat, air sulit terbuang ke pantai dan justru meluap ke permukaan jalan maupun area sekitar pelabuhan.
Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah telah melakukan pembahasan bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU).
Dijelaskan, dalam rencana penanganannya, PU akan membangun saluran drainase baru yang dirancang untuk mengalirkan air secara lebih efektif dari daratan menuju laut.
Saluran tersebut juga direncanakan dapat berfungsi sebagai pengendali aliran air, termasuk menginventarisir atau mengatur dampak air pasang. Dengan adanya saluran baru ini, diharapkan aliran air dapat dibuang secara maksimal ke pantai sehingga dapat mengurangi potensi banjir di kawasan tersebut. (F64)
