
Masohi, Fakta64.com – Guna meningkatkan kualitas layanan administrasi kepesertaan kepada masyarakat, BPJS Kesehatan terus menghadirkan berbagai inovasi agar dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk di wilayah kepulauan dan daerah ujung timur Indonesia seperti Provinsi Maluku.
Salah satu inovasi yang dinilai memberikan manfaat besar bagi masyarakat di wilayah kepulauan adalah Aplikasi Mobile JKN.
Layanan digital tersebut memungkinkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengakses berbagai layanan administrasi dan kesehatan secara lebih mudah dan cepat tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
Dalam upaya memperluas pemanfaatan layanan digital tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Ambon melaksanakan kegiatan edukasi dan sosialisasi manfaat Aplikasi Mobile JKN kepada masyarakat Desa Sepa, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (23/01).
Kegiatan ini dilaksanakan bersama tenaga kesehatan di Puskesmas Sepa sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan digital JKN.
Kepala Puskesmas Sepa, Apia Tuakia, menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat, khususnya yang berdomisili di wilayah kepulauan.
“Kehadiran Aplikasi Mobile JKN dapat mempermudah akses layanan kesehatan, khususnya bagi peserta yang berdomisili di wilayah kepulauan seperti Desa Sepa,” ujarnya dalam rilis yang diterima media ini, Senin (02/03/2026).
Menurutnya, layanan kini semakin praktis karena masyarakat tidak perlu lagi membawa fotokopi berkas saat berobat. Cukup dengan telepon genggam yang telah terpasang Aplikasi Mobile JKN, peserta sudah dapat mengakses berbagai layanan kesehatan.
Ia menambahkan, masyarakat Desa Sepa yang ingin mengakses layanan BPJS Kesehatan dapat mengunduh aplikasi tersebut secara mandiri.
Melalui aplikasi itu, peserta juga dapat memperoleh berbagai informasi terkait Program JKN.
“Masyarakat yang membutuhkan layanan pendaftaran dan informasi Program JKN dapat mengunduh aplikasinya. Kami menyarankan masyarakat untuk menggunakan Aplikasi Mobile JKN agar dapat mengambil antrean dari rumah sebelum berobat. Hal ini penting agar pelayanan dapat berjalan lebih tertib dan nyaman,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ambon, Harbu A. Hakim, menjelaskan bahwa Aplikasi Mobile JKN menjadi solusi bagi masyarakat yang mengalami kendala jarak dan akses menuju kantor BPJS Kesehatan.
Menurutnya, edukasi mengenai manfaat dan tata cara penggunaan aplikasi terus dilakukan secara rutin agar masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan digital.
“Masyarakat diberikan pemahaman terkait berbagai fitur yang tersedia, mulai dari pengecekan status kepesertaan, perubahan fasilitas kesehatan, hingga pengambilan nomor antrean secara daring sebelum datang ke Puskesmas,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antara BPJS Kesehatan dan Puskesmas Sepa dapat terus terjalin dalam rangka meningkatkan mutu layanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah kepulauan Maluku. (F64)
