
Ambon, Fakta64.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Provinsi Maluku di Hotel Santika Premiere Ambon, Rabu (19/8/2026), berlangsung berbeda dari biasanya.
Suasana sarapan pagi di Gandaria Restaurant, lantai 5 Hotel Santika Premiere Ambon, berubah menjadi panggung budaya. Para karyawan hotel tampil membawakan musik dan tarian khas Maluku, sekaligus mengajak para tamu merayakan momentum hari jadi provinsi dengan semangat kebersamaan.
Kegiatan tersebut bukan sekadar hiburan bagi tamu yang sedang menikmati sarapan. Hotel Santika Premiere Ambon menjadikannya sebagai bagian dari upaya memperkenalkan sekaligus menjaga identitas budaya Maluku melalui pengalaman langsung di lingkungan hotel.
Rangkaian penampilan diawali Public Relations Manager Hotel Santika Premiere Ambon, Audra Pattiasina, yang bertindak sebagai Master of Ceremony (MC). Audra menyapa para tamu dan mengajak mereka turut merasakan semangat perayaan HUT ke-81 Provinsi Maluku.
Suasana kemudian semakin meriah saat Sabri, staf Housekeeping Department, tampil membawakan sejumlah lagu tradisional Maluku.
Lantunan musik daerah tersebut menjadi pengingat bahwa kekayaan budaya Maluku memiliki ruang yang luas untuk terus diperkenalkan kepada masyarakat maupun para tamu dari luar daerah.
Tak berhenti pada musik, panggung budaya berlanjut melalui penampilan tari kreasi Maluku yang dibawakan para staf perempuan dari Food & Beverage Product Department.
Gerakan energik dan ekspresif para penari menghadirkan warna berbeda di tengah aktivitas sarapan pagi.
Penampilan tersebut sekaligus memperlihatkan kreativitas karyawan dalam mengemas budaya lokal menjadi pengalaman yang atraktif bagi para tamu hotel.
Namun, puncak perayaan justru terjadi ketika seluruh karyawan Hotel Santika Premiere Ambon tampil bersama membawakan Tari Wayase.
Setelah pertunjukan, para karyawan mengajak para tamu untuk berdiri dan ikut menari. Gandaria Restaurant seketika berubah menjadi ruang perayaan yang penuh keakraban. Karyawan dan tamu melebur dalam satu tarian, tanpa sekat antara pelayan dan yang dilayani.
Momen tersebut menjadi pesan kuat bahwa budaya tidak semestinya hanya menjadi tontonan. Budaya juga dapat menjadi ruang interaksi, kebersamaan, sekaligus jembatan yang mempertemukan masyarakat dengan identitas daerahnya.
Public Relations Manager Hotel Santika Premiere Ambon, Audra Pattiasina, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk sederhana namun bermakna dalam memperingati HUT ke-81 Provinsi Maluku.
“Bagi kami, merayakan HUT ke-81 Provinsi Maluku bukan hanya tentang mengucapkan selamat ulang tahun, tetapi juga tentang bagaimana kita menunjukkan rasa bangga terhadap identitas dan budaya yang kita miliki,” katanya dalam rilis yang diterima media ini, beberapa waktu lalu.
Menurut Audra, keterlibatan langsung para karyawan menjadi cara Hotel Santika Premiere Ambon menghadirkan semangat Maluku di tengah para tamu.
“Melalui musik dan tarian yang dibawakan oleh karyawan kami sendiri, kami ingin menghadirkan semangat Maluku secara langsung di tengah para tamu. Yang paling membahagiakan adalah ketika tamu tidak hanya menjadi penonton, tetapi ikut menari bersama kami, karena di situlah budaya benar-benar menjadi jembatan yang menyatukan kita,” ujarnya.
Perayaan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa industri perhotelan tidak hanya berkaitan dengan pelayanan, kuliner, dan kenyamanan. Ruang hotel juga dapat menjadi medium untuk memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada setiap orang yang datang dan berkunjung ke Maluku.
Bagi Hotel Santika Premiere Ambon, semangat HUT ke-81 Provinsi Maluku pun tidak berhenti pada seremoni.
Ia diterjemahkan melalui musik, tarian, kreativitas karyawan, serta keterlibatan langsung para tamu dalam merayakan identitas budaya Maluku.
Untuk reservasi dan informasi lebih lanjut, Hotel Santika Premiere Ambon dapat dihubungi melalui (62-911) 3833888 atau email ambonpremiere.reservation@santika.com.
(F64)
