
Tanimbar, Fakta64.com – Sehari menjelang pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) Proyek Lapangan Abadi Blok Masela, Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Maluku meninjau langsung lokasi kegiatan di Desa Lermatang, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Rabu (15/7/2026).
Hasil peninjauan menunjukkan persiapan fisik dan teknis telah memasuki tahap akhir. Gubernur memastikan progres keseluruhan telah mencapai sekitar 90 persen, dengan sisa pekerjaan berupa penyelesaian minor yang ditargetkan rampung dalam 24 jam ke depan.
“Secara fisik, progres pembangunan infrastruktur pendukung dan seluruh kebutuhan seremoni telah mencapai 90 persen. Masih ada waktu sekitar 24 jam untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan minor sehingga pada saat pelaksanaan nanti seluruh persiapan dapat rampung 100 persen,” kata Hendrik.
Menurutnya, optimisme penyelenggara didasarkan pada koordinasi yang intensif antara event organizer, kontraktor, pemerintah daerah, dan seluruh unsur pendukung di lapangan. Seluruh fasilitas penunjang dipastikan diselesaikan tepat waktu agar agenda nasional tersebut berlangsung tanpa kendala.
Dijelaskan, Groundbreaking Lapangan Abadi Blok Masela dinilai menjadi momentum penting bagi Maluku karena menandai dimulainya tahapan strategis pengembangan salah satu proyek migas terbesar di Indonesia yang diharapkan mampu mendorong investasi, membuka lapangan kerja, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi kawasan.
Karena itu, Gubernur mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk turut mendukung dan mendoakan agar rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan sukses.
“Kami berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik. Momentum ini menjadi langkah penting bagi masa depan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi kawasan,” ujar Hendrik.
Dirinya, juga berharap Presiden Republik Indonesia dapat hadir langsung pada acara tersebut.
“Kehadiran Bapak Presiden sangat dinantikan oleh seluruh masyarakat Maluku, khususnya masyarakat Kabupaten Kepulauan Tanimbar,” ungkap Hendrik.
Di sisi lain, Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Dody Triwinarto, memastikan, kesiapan pengamanan telah dimatangkan melalui koordinasi terpadu antara TNI, Polri, dan seluruh instansi terkait.
“Kami siap menyambut kehadiran Bapak Presiden RI. Seluruh personel bekerja maksimal dengan sistem yang terintegrasi, didukung penuh oleh Forkopimda, sehingga pengamanan dapat berjalan optimal,” tuturnya.
Menurutnya, untuk mendukung mobilitas Presiden, Pangdam mengungkapkan telah disiapkan dua skenario perjalanan menuju lokasi groundbreaking. Opsi pertama melalui jalur darat dari Bandara Mathilda Batlayeri menuju Desa Lermatang dengan jarak sekitar 27 kilometer. Sementara opsi kedua menggunakan helikopter yang akan mendarat di helipad yang telah disiapkan di kawasan acara.
Dijelaskan, Peninjauan tersebut menjadi langkah akhir Pemerintah Provinsi Maluku bersama Forkopimda dalam memastikan seluruh aspek teknis, keamanan, dan infrastruktur siap mendukung pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional (PSN) Lapangan Abadi Blok Masela yang diharapkan menjadi titik awal percepatan investasi dan pembangunan ekonomi di Maluku. (F64)
