
Ambon, Fakta64.com – Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026 di Gedung Islamic Center Ambon, Senin (22/6/2026) malam.
Tema MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku Tahun 2026, yakni, “Mewujudkan Generasi Qur’ani yang Berakhlak Mulia, Harmonis, dan Berdaya Saing Par Maluku Pung Bae”, disebut sejalan dengan agenda besar mencetak generasi muda Maluku yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara sosial dan spiritual.
Dalam sambutannya, Lewerissa menegaskan bahwa MTQ tidak boleh dipandang sebatas agenda seremonial atau kompetisi membaca Al-Qur’an. Lebih dari itu, MTQ harus menjadi ruang pembentukan karakter, penguatan moral, serta pembangunan mental spiritual masyarakat.
“Pelaksanaan event-event keagamaan seperti Musabaqah Tilawatil Qur’an mempunyai posisi yang sangat vital dan strategis dalam rangka pembangunan mental spiritual bangsa. Karena masalah moral akan sangat menentukan masa depan peradaban bangsa ini,” ucap Gubernur.
Menurut Gubernur, nilai-nilai Al-Qur’an yang dilombakan dalam berbagai cabang MTQ harus benar-benar diterjemahkan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menekankan, Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca dan dilantunkan, tetapi juga harus menjadi pedoman dalam membangun kehidupan sosial yang damai, terbuka, dan berkeadaban.
“Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi umat manusia selain dilombakan melalui MTQ ini, sejatinya nilai-nilai Al-Qur’an juga harus dihidupkan dan dilombakan di dalam kehidupan kita sehari-hari untuk menabur kebaikan kepada semesta,” tutur Lewerissa.
Lewerissa, juga mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk menjadikan persatuan, persaudaraan, dan kedamaian sebagai karakter bersama. Ia menilai, pembangunan daerah tidak akan berjalan kuat tanpa suasana sosial yang aman dan harmonis.
“Dalam konteks ini beta ingin mengajak katong samua untuk menjadikan Maluku sebagai daerah yang aman, damai, sejahtera dan bermartabat. Maluku yang aman, nyaman, damai dan sejahtera harus menjadi kebiasaan dan karakter bagi semua warga masyarakat,” tegas Lewerissa.
Pada kesempatan itu, Gubernur turut mengingatkan pentingnya mewariskan narasi positif kepada generasi penerus. Ia menegaskan, Maluku harus bergerak maju dengan cerita keberhasilan, perdamaian, dan kebersamaan, bukan dengan luka masa lalu.
“Janganlah kita wariskan cerita-cerita kelam, kebencian, dan kenestapaan kepada anak cucu kita, tetapi mari kita wariskan cerita-cerita sukses, cerita kemajuan, cerita damai, dan indahnya kebersamaan,” pesannya.
Ia berharap, pelaksanaan MTQ XXXI mampu melahirkan generasi Qur’ani yang menjadi teladan di tengah masyarakat serta ikut memperkuat visi pembangunan Maluku yang maju dan berkeadaban.
“Semoga dengan MTQ ini dapat melahirkan generasi Qur’ani, yaitu generasi yang punya kecerdasan intelektual, kecerdasan sosial, dan kecerdasan spiritual sebagai modal untuk membangun Maluku yang lebih maju dan berkeadaban,” harapnya.
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku yang dipusatkan di Kota Ambon diikuti 369 peserta dari 11 kabupaten/kota se-Maluku. Para peserta akan berkompetisi pada delapan cabang lomba, yakni Seni Baca Al-Qur’an, Qiraah Al-Qur’an, Hafalan Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an, Syahril Al-Qur’an, Seni Kaligrafi Al-Qur’an, serta Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.
Ajang ini juga menjadi sarana pembinaan sekaligus seleksi qari dan qariah terbaik Maluku untuk mewakili daerah pada MTQ tingkat nasional yang dijadwalkan berlangsung di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada September 2026.
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Anggota DPR RI Dapil Maluku Widya Pratiwi, unsur Forkopimda Provinsi Maluku, Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Anggota DPRD Provinsi Maluku, Sekretaris Daerah Maluku Sadali Ie, Ketua TP PKK Provinsi Maluku Maya Baby Lewerissa, para bupati dan wali kota se-Maluku, Ketua MUI Provinsi Maluku, pimpinan OPD lingkup Pemerintah Provinsi Maluku, Ketua LPTQ Provinsi Maluku, serta Dewan Hakim MTQ XXXI Tingkat Provinsi Maluku. (F64)
