
Jakarta, Fakta64.com – Minat perempuan Indonesia untuk mengembangkan kapasitas diri dan mengambil peran kepemimpinan kian menguat. Hal itu tercermin dari tingginya animo terhadap Women’s Space Mentorship Program 2026 yang diinisiasi ParagonCorp bersama APDC Indonesia.
Dalam kurun waktu hanya dua minggu, sebanyak 3.894 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia mendaftarkan diri untuk mengikuti program tersebut. Setelah melalui proses seleksi, 60 peserta terbaik akhirnya terpilih mengikuti Women’s Space Mentorship Bootcamp 2026.
Program ini menjadi ruang aman atau safe space bagi perempuan untuk belajar, bertumbuh, memperkuat kapasitas kepemimpinan, serta mengubah gagasan menjadi aksi nyata yang berdampak. Melalui Women’s Space, ParagonCorp mendorong perempuan dari berbagai latar belakang untuk lebih percaya diri mengambil peran strategis, baik di lingkungan profesional, usaha, komunitas, maupun organisasi sosial.
Sebanyak 60 peserta terpilih berasal dari beragam latar belakang, mulai dari entrepreneur, penggerak organisasi sosial dan NGO, hingga profesional lintas sektor. Mereka datang dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Aceh hingga Manokwari, Papua. Peserta yang lolos seleksi berada pada rentang usia 25 hingga 38 tahun, dengan rata-rata usia 30 tahun.
Deputy CEO ParagonCorp, dr. Sari Chairunnisa, Sp.D.V.E, FINSDV, mengatakan, perempuan kerap menjalani banyak peran sekaligus dalam kehidupan sehari-hari. Karena itu, menurutnya, perempuan membutuhkan ruang yang aman dan suportif untuk mengenali potensi diri serta mengembangkan kapasitas kepemimpinan.
“Perempuan sering kali menjalani banyak peran dalam kehidupannya—sebagai profesional, pengusaha, penggerak komunitas, maupun bagian dari keluarga. Di tengah berbagai tanggung jawab tersebut, tidak selalu mudah untuk menyediakan ruang bagi diri sendiri untuk belajar dan bertumbuh,” katanya dalam rilis yang diterima media ini.
Menurutnya, melalui Women’s Space Mentorship Program, pihaknya ingin menghadirkan ruang yang aman dan suportif agar perempuan dapat mengenali potensinya, memperkuat kapasitas kepemimpinannya, serta berani melangkah lebih jauh dalam menciptakan dampak bagi lingkungan sekitarnya.
Dijelaskan, lebih dari sekadar pelatihan, Women’s Space Mentorship Program dirancang sebagai proses inkubasi kepemimpinan. Peserta akan mendapatkan rangkaian masterclass dan mentorship intensif untuk memperkuat pemahaman potensi diri, kemampuan komunikasi, storytelling, kepemimpinan tim, hingga literasi keuangan.
Setelah mengikuti masterclass, peserta akan dibagi ke dalam tiga kelompok mentorship sesuai bidang kontribusi masing-masing, yakni Entrepreneur, Socio Entrepreneur/NGO, dan Professional Across Sectors. Pembagian ini dilakukan agar pendampingan yang diberikan lebih relevan dengan tantangan dan peluang yang dihadapi peserta.
ParagonCorp menilai kepemimpinan perempuan tidak hanya berdampak pada pengembangan individu, tetapi juga mampu memperkuat organisasi, komunitas, dan masyarakat secara lebih luas. Melalui kolaborasi dengan APDC Indonesia sebagai mitra pelaksana program mentorship, Women’s Space diharapkan dapat menjadi ekosistem yang mendorong perempuan saling mendukung dan bertumbuh bersama.
“Ketika perempuan diberi ruang yang aman untuk belajar, bermimpi, dan bertumbuh, mereka tidak hanya mengembangkan dirinya sendiri. Mereka menggerakkan keluarga, tim, organisasi, dan komunitas di sekitarnya,” ujarnya.
Dia menambahkan, Women’s Space tidak hanya hadir sebagai program mentorship, tetapi juga sebagai ruang yang mengingatkan perempuan bahwa mereka memiliki kekuatan untuk bersinar dan tidak harus berjalan sendirian dalam perjalanan kepemimpinan.
“Women’s Space hadir bukan hanya sebagai program mentorship, tetapi sebagai ruang yang mengingatkan setiap perempuan bahwa mereka memiliki kekuatan untuk bersinar dan tidak perlu berjalan sendirian dalam perjalanan kepemimpinannya,” tutupnya. (F64)
